Postingan

Kapan Berlakunya Wasiat ?

Gambar
Selamat siang pak.
Saya mau bertanya, apakah surat wasiat yang sudah dibeberkan oleh pembuat (orang tua) kepada anak-anaknya masih dapat berlaku sebagaimana mestinya? walaupun pembuat wasiat tersebut masih hidup.

Terimakasih CA
JAWAB :

terima kasih telah menghubungi saya.
Dari pertanyaan yang diajukan, kiranya dapat disampaikan sbb :
Ketentuan Pasal 875 KUHPerdata menerangkan bahwasanya, "Surat wasiat atau testamen adalah sebuah akta berisi pernyataan seseorang tentang apa yang dikehendakinya terjadi setelah ia meninggal, yang dapat dicabut kembali olehnya".
Berdasarkan pengertian yang dimaksud Pasal 875 KUHPerdata, kiranya jelas bahwasanya surat wasiat dibuat oleh ketika si Pewasiat masih hidup dan baru berlaku setelah meninggalnya si Pewasiat. Jadi, menjawab pertanyaan Anda, apa yang sudah dibeberkan oleh orang tua kepada si anak BELUM BERLAKU, karena si Pewasiat masih hidup. Hal ini sejalan dengan ketentuan yang dimaksud Pasal 899 KUHPerdata yang menegaskan, "Untuk da…
loading...
loading...
042770f43c82904f32eeeae4020c3d9d7fea6d21266e668ca6

Jual Beli Objek Leasing

Gambar
Perkenalkan saya, Ys, tinggal di kota semarang, jawa tengah, saya ingin berkonsultasi mengenai resiko kasus hukum, adapun yang ditanyakan, bagaimana jika ada seseorang yg ingin menjual kendaraan bermotor kepada saya, dimana status ke kendaraan tersebut tenyata masing "leasing" , untuk status kendaan atas nama stnk ada milik dia sendiri.
Bagaimana jika saya akhirnya membeli kendaraan tersebut dengan saya sertakan perjanjian bahwa penjual tersebut berjanji akan menyerahkan bpkb nya dalam tempo 1 bulan setelah kendaraan saya beli dan dibikinkan kwitasi serta perjanjiannya, setelah tempo berjalan 1 bulan lebih pihak penjual menghilang tidak ada jejak tanpa memberikan bpkb kepada saya, dari garis besar kasus tersebut apakah saya beresiko bisa mendapatkan kasus hukum jika kendaraan tersebut saya jual lagi ke pihak ke 3 orang lain lagi? atau untuk tanggung jawab hukumnya murni hanya menjadi tanggung jawab atas nama stnk/ orang tersebut yang jual kepada saya/ atau atas nama orang ya…

Berkewajiban tidak mengembalikan uang Suami ?

Yang Terhormat  Bp. NM.WAHYU KUNCORO SH
Saya mohon untuk mendapatkan penjelasan dari Bapaksaya seorang istri yang menggugatcerai suami karena sudah tidak bekerja sekitar 7 tahun ini.
Sejak tahun 2006 kami tinggal di rumah orangtua saya karena rumah kamijual untuk modalusaha dan biaya hidup. akan tetapi usaha tisak berjalan dengan baik dan usaha kami tutup.
Sejak tahun 2014 suami tidak bekerja lagi, dan saya bekerja wiraswasta sebagai make up artis. Saya mengajukan gugatan cerai sekitar bulan februari 2017, sebelum itu suami menerima hasil penjualan harta warisan orang tuanya dan digunakan untuk merenovasirumah ibu saya yang rencananya akan kami gunakan sebagai tempat usaha.
Ketika usaha kami berjalan dan belum membuahkan hasil, saya mengajukangugatan dan sekarang suami menuntut saya untuk mengembalikan uang yang sudahdigunakan untuk merenovasi rumah ibu saya dengan alasan uang itu adalah harta bawaan.
Mohon penjelasan dari bapak, apakah memang saya punya kewajiban untukmengembalikan uan…

Ayah saya Pemberi Hibah sekaligus Ahli Waris

Gambar
Selamat Sore,
Pertama saya terima kasih kepada Bapak Wahyu yg membuka website/email ini untuk konsultasi hukum melalui online. 
Pada tahun 1995 ayah saya menghibahkan (ada akte hibah dari notaris) dua buah rumah, ke istri pertama dan istri ke dua (masing-masing 1 rumah). istri pertama dan istri ke dua sama-sama mempunyai akte nikah sipil. sekarang istri pertama dan istri ke dua sudah meninggal dunia, mempunyai masing-masing 5 orang anak. (kami keturuna tionghua).
Pertanyaan: 
1.Apakah ayah saya masih mempunyai hak sebagai ahli waris atas rumah yang di hibahkan ke ibu saya? 2.Apakah ayah saya berhak untuk menerima spenuhnya hasil uang sewa dari rumah tersebut?  3.Apakah ayah saya berhak menjual rumah tersebut?
GH

JAWAB :
Terima kasih telah menghubungi saya ...
Terkait permasalahan yang disampaikan, kiranya dapat disampaikanjawaban sebagai berikut :

Ketentuan Pasal 124 KUHPerdata menyatakan :

"Hanya suami saja yang boleh mengurus harta bersama itu. Dia bolehmenjualnya,memindahtangankannya dan…

Penyewa Rumah kabur, barang- barang miliknya bagaimana ?

Gambar
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh
Selamat pagi pak Wahyu Kuncoro, saya ingin bertanya tentang peramasahan sewa menyewa rumah yang saya hadapi.

Untuk diketahui, saya telah menyewakan rumah namun si penyewa wanprestasi dengan tidak membayar sewa rumah sesuai perjanjian dan meninggalkan barang-barang miliknya di rumah yang saya sewakan, kondisi rumah pun ia kunci sehingga saya tidak bisa masuk ke dalamnya.
Jadi, dalam kondisi ini apa yang harus saya lakukan agar langkah saya aman dan tidak melanggar hukum terkait :
1. Saya tidak bisa masuk ke rumah yg sya sewakan karena kunci rumah dibawa kabur penyewa, apa yang harus saya lakukan ?
2. Bagaimana sya memperlakukan barang milik penyewa yang telah kabur dari rumah yang saya sewakan, apakah kedepannya saya bisa membuat pasal perjanjian jika penyewa kabur atau tidak mau mengosongkan rumah dalam batas tertentu maka barang yang ditinggalkan menjadi milik saya (dengan persetujuan pada perjanjian sewa menyewa) ?
Demikian pak Wahyu, ata…

pemutusan sepihak terhadap Pekerja PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu) yang dalam kondisi hamil

Gambar
Dear Pak Wahyu,

Terima kasih sudah mau menerima konsultasi hukum. sebelumnya dapat saya ceritakan ttg team saya seorang Ibu2 berumur 25 tahun dalam keadaan hamil. Dengan kondisi perusahaan yg terus merugi selama 2 tahun ini, memutuskan untuk melakukan efesiensi. Ibu tsb dikenakan PHK. Ibu ini masih dalam periode kontrak selama 1 tahun sampai oktober 2017.
Yg ingin saya tanyakan adalah:
1. apakah benar Ibu hamil tidak boleh di PHK dengan alasan apapun? 2. Kalaupun kena PHK, kompensasi apa saja yg didapatkan? apakah THR juga dapat pas Lebaran nanti?
Demikian dan terima kasih. Salam,
FMR
JAWAB :

Terima kasih telah menghubungi saya ...
Pada uraian yang disampaikan, asumsi saya yang menjadi permasalahan adalah pemutusan sepihak terhadap Pekerja PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu) yang dalam kondisi hamil.

Benar, PHK atas alasan pekerja hamil adalah PHK yang tidak dapat dibenarkan secara hukum. Hal ini sebagaimana ditegaskan Pasal 153 ayat (1) huruf e UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan ya…

Nasib Tunjangan Pensiun Bagi Janda Cerai

Gambar
Kepada Yth. Bpk. NM. Wahyu Kuncoro, SH Di Tempat

Dengan Hormat,
Bersama ini saya hendak menanyakan kasus hukum mengenai "Tunjangan untuk mantan Istri dan Anak".

Adapun permasalahannya, saya telah bercerai dari mantan suami (karyawanBUMN) beberapa tahun yang lalu, saya dan anak-anak mendapatkan Tunjangan dari Mantan Suami(melalui Kantor dimana dia bekerja).Dia (mantan Suami) sudah menikah lagi dan tidak memiliki anak dari pernikahan keduanya.Dan sedangkan saya tidak menikah lagi.

Yang saya hendak tanyakan, bagaimana status tunjangan untuk Saya (mantan Istri) dan anak-anak (ada yang masih kuliah) setelah dia (mantan suami) pensiun. Mohon solusi/langkah apa yang harus saya tempuh.
Terima kasih atas perhatian, maklum dan solusinya.

Hormat Saya
ata

JAWAB : 
Terima kasih telah menghubungi saya ...
Sebelumnya perlu dijelaskan bahwasanya berdasarkan  UU Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian berikut UU Perubahannya, karyawan BUMN disamakan statusnya sebagai Pegawai Negeri sehingga …