loading...
loading...

Permintaan uang di Pengadilan


Pak Wahyu,


Kalau kita beracara di pengadilan, oknum di pengadilan selalu meminta uang yang sangat jauh melebihi biaya resmi untuk beperkara dan tanpa ada tanda terima. Pada hal kita berurusan ke pengadilan untuk membela atau mendapatkan hak kita, jadi kita bukan sedang mengurus harta karun atau kita sedang dirugikan orang lain Tetapi oknum di pengadilan selalu minta bayar yang jumlahnya cukup besar

Selaku praktisi hukum, bagaimana caranya Bapak mengatasi hal ini ?

Demikian, terima kasih atas perhatiannya.

BASRIL BASIR


JAWAB :

Terima kasih telah menghubungi saya, mungkin untuk selanjutnya Bapak menghubungi saya di email advokatku@advokatku.web.id untuk mudah dan cepatnya saya merespon email anda.

Mengenai pertanyaan anda sesungguhnya agak sulit menjawab karena seperti anda ketahui "KKN" itu sudah menjadi budaya di negeri ini. Ironisnya, mental-mental bobrok seperti itu merambat pula pada mental aparatur negara sehinggat anda sebagai pihak yang berkepentingan pun, mau tidak mau, telah "terkepung" dan "terpaksa" mengikuti alur "permainan" mereka. Tapi, percaya ! tidak semua aparatur di pengadilan bertindak selaku "oknum".

Kiat saya selaku praktisi menghadapi orang-orang seperti itu adalah bersikap tegas dan jelas, katakan 'TIDAK', karena sekali anda memberikan apa yang ia minta maka selanjutnya anda akan jadi "sapi perah". Jika mereka mengancam, katakan "ANDA TELAH BERTINDAK HEBAT ", sekali-kali ada bagusnya anda laporkan kepada ketua pengadilan mengenai tindakan bawahannya tersebut.


Demikian jawaban ringkas saya semoga dpt membantu

Postingan populer dari blog ini

Kapan Asset Saya disita Bank ?

Hak Asuh ANak Ke Tangan Bapak ... Mungkinkah ?

Ganti Tandatangan, ada resikonya nggak ?