Foto Saya
Konsultasikan masalah hukum Anda dengan menghubungi NM. Wahyu Kuncoro, SH di WAHYUMITRA Advocate Office, Jl. Mandar Utama DC XI/ 19 Sektor 3A Perumahan Bintaro Jaya - Tangerang Selatan. 

Tlp : 021 - 7357778
Hp : 0811 820 71 96

TIDAK MELAYANI KONSULTASI HUKUM MELALUI SMS

Sudah berdamai, apakah masih bisa dituntut ?

Posted by

Nama saya BS

Awal September saya terlibat dalam suatu pertengkeran dengan teman dekat saya, dan saya melakukan kekerasan. Kemudian kami berdua saling meminta maaf dan sepakat untuk melupakan kejadian tersebut. Ternyata dia melaporkan peristiwa tersebut ke Polisi sebagai kasus penganiayaan. Lalu munculah Surat Pemanggilan kepada saya, sebagai SAKSI. 

Singkat cerita, saya datang (ditemani teman saya/si Pelapor) menanggapi Surat Pemanggilan tsb dan kemudian di BAP. Hasilnya dari BAP tsb status saya berubah menjadi TERSANGKA. 

Singkat cerita pada saat yang bersamaan saya di BAP,teman saya membuat Surat Pencabutan Laporan di atas kertas bermaterai. 

Yang jadi pertanyaan adalah, Masih berlakukah kasus tersebut untuk menggugat saya? Kemudian benarkah kalo saya dikenakan wajib lapor 2 kali seminggu? 

Catatan: perkembangan berikutnya adalah teman saya/si pelapor tidak stabil emosinya dan mengancam saya terus mengenai kasus tersebut.

JAWAB :

Terima kasih telah menghubungi saya ... 

Pasal 351 KUHPidana menegaskan : 

(1) Penganiayaan diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah, 

(2) Jika perbuatan mengakibatkan luka-luka berat, yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. 

(3) Jika mengakibatkan mati, diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. 

(4) Dengan penganiayaan disamakan sengaja merusak kesehatan. 

(5) Percobaan untuk melakukan kejahatan ini tidak dipidana. 

Selanjutnya, Pasal 352 KUHPidana menegaskan pula : 

(1) Kecuali yang tersebut dalam pasal 353 dan 356, maka penganiayaan yang tidak menimbulkan penyakit atau halangan untuk menjalankan pekerjaan jabatan atau pencarian, diancam, sebagai penganiayaan ringan, dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Pidana dapat ditambah sepertiga bagi orang yang melakukan kejahatan itu terhadap orang yang bekerja padanya, atau menjadi bawahannya. 

(2) Percobaan untuk melakukan kejahatan ini tidak dipidana. 

Berdasarkan aturan hukumnya, Penganiayaan sesungguhnya termasuk dalam tindak pidana kejahatan. Karakteristik dari suatu laporan tindak pidana kejahatan adalah laporan tersebut tidak dapat dicabut oleh si pelapor. Negara, dalam hal ini pihak berwajib tetap harus menuntut tanggungjawab si pelaku meskipun si korban dengan si pelaku sudah berdamai. Jadi, dalam masalah yang Anda uraikan, secara hukum perkara tersebut tetap harus diproses hingga sampai diputus oleh Pengadilan. 

Wajib lapor dapat dikenakan oleh tersangka tindak pidana yang tidak ditahan atau mendapatkan persetujuan penangguhan penahanan atau mendapatkan penahanan dalam kota. Asumsi saya, karena luka-luka si korban tidak terlalu parah atau si korban masih tetap beraktifitas, Anda hanya dikenakan pasal tentang penganiayaan ringan yang ancaman hukuman dibawah 5 tahun sehingga dalam hal ini penyidik kepolisian tidak melakukan penahanan atas diri Anda. Sebagai gantinya, Anda hanya dikenakan wajib lapor seminggu 2 kali.


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Demo Blog NJW V2 Updated at: 22.01.00

0 Tanggapan:

Poskan Komentar

Berikan tanggapan/ komentar sesuai dengan postingan. Bukan pertanyaan atau yang bersifat konsultasi. Jika Ingin berkonsultasi, baca ketentuan yang ditetapkan

Syarat dan Ketentuan

Blog layanan konsultasi hukum gratis ini dibuat dan dikelola oleh NM. Wahyu Kuncoro, SH sebagai dedikasi pelayanan hukum seorang Advokat kepada Masyarakat yang membutuhkan jasa konsultasi hukum.

Syarat dan Ketentuan Layanan :

1) Uraikan permasalahan hukum Anda dan kirimkan ke email advokatku.on(at)gmail.com.

2) 1 akun email hanya 1 X Konsultasi Hukum. Jika ingin konsultasi berlanjut, silahkan disampaikan dalam email selanjutnya.


3) Konsultasi hukum melalui telepon hanya berlaku bagi pembeli buku yang ditulis NM. WAHYU KUNCORO, SH dengan menghubungi nomor telepon yang tercantum dalam buku. Tidak melayani SMS atau media messenger lainnya.


4) Dengan konsultasi melalui email, Anda dianggap setuju atas publikasi permasalahan hukum yang disampaikan dan selanjutnya membebaskan pengelola blog/web dari segala tuntutan/ gugatan atas pencantuman URL akun email Anda.


5) Materi pertanyaan/ yang dikonsultasikan TIDAK TERKAIT MATERI PERSIDANGAN, kepentingan perkuliahan, tugas akademik dan atau kepentingan pendidikan.


6) Jawaban/ Opini yang termuat, tidak dapat dijadikan acuan hukum dan tidak menunjukkan hubungan hukum advokat dengan kliennya.


7) Segala bentuk konsultasi Hukum yang termuat dalam blog ini, akan termuat dalam beberapa situs yang teraffliansi, tanpa pemberitahuan atau seijin yang bersangkutan.


Dengan memenuhi syarat dan ketentuan di atas, berarti Anda telah menghargai diri sendiri dan orang lain.