Postingan

Menampilkan postingan dari November 1, 2011
loading...
loading...

Sertifikat Tanah dijaminkan ke Bank oleh Pencuri

Gambar
Salam Kenal. 
Saya ingin bertanya tentang masalah yang sedang kami hadapi. Sekitar 1 bulan kemarin, keluarga kami dikejutkan dengan kedatangan seorang yang mengaku dari Bank memberitahukan bahwa keluarga kami telah menunggak angsuran 5x dan jika tidak segera dilunasi maka jaminan akan disita/dilelang. 
Karena kami tidak merasa punya pinjaman di Bank tersebut maka kamipun menolak membayar dan mengatakan pada orang Bank tadi mungkin ada kekeliruan. Tetapi jawaban orang Bank tadi membuat kami tambah terkejut, dijelaskan bahwa sertifikat atas nama kakek kami, telah menjadi jaminan kredit oleh NH. 
Kamipun mulai mencari informasi dan yang kami dapatkan memang benar sertifikat atas nama Kakek kami telah dijadikan jaminan kredit sebesar 70 juta oleh NH dengan cara memalsukan Kartu Keluarga dan KTP Kakek kami. 
Perlu diketahui bahwa: 
1. Tanpa kami sadari sertifikat tersebut telah dicuri NH  2. Kakek kami sudah meninggal 15 tahun yang lalu waktu berumur sekitar 90tahun.  3. Nenek sampai sekarang ma…

Dituntut oleh Penyusup dan Keluarganya

Gambar
Salam kenal pak, saya Hi (47) tinggal di Balikpapan. saya ingin berkonsultasi pak. 
Beberapa waktu yg lalu ada seseorang yg masuk ke halaman rumah saya, padahal pagar rumah di gembok. ketika dia loncat masuk, dia menginjak paku. rumah tsb tidak ditinggali, karena hanya untuk simpan barang dagangan. 
Masalahnya sekarang, keluarganya menuntut biaya pengobatan kepada saya, apa yg sebaiknya harus saya lakukan pak ? mohon bantuan pak ? terima kasih


JAWAB :
Terima kasih telah menghubungi saya .... 
Pasal 167 KUHPidana menyatakan : 
(1) Barang siapa memaksa masuk ke dalam rumah, ruangan atau pekarangan tertutup yang dipakai orang lain dengan melawan hukum atau berada di situ dengan melawan hukum, dan atas permintaan yang berhak atau suruhannya tidak pergi dengan segera, diancam dengan pidana penjara paling lema sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. 
(2) Barang siapa masuk dengan merusak atau memanjat, dengan menggunakan anak kunci palsu, perintah palsu …