Postingan

Menampilkan postingan dari November 21, 2010
loading...
loading...

Menyikapi Kebijakan Sepihak Perusahaan

Gambar
Pak Wahyu yang terhormat,
Semoga senantiasa dalam keadaan sehat.
Saya telah bekerja di sebuah perusahaan swasta selama 10 tahun lebih sebagai teknisi mesin (posisi ini tertuang dalam perjanjian kerja saat pertama kali masuk ke perusahaan ini). Selanjutnya pimpinan perusahaan dalam waktu dekat ini akan membuat kebijakan berupa peleburan dua bagian yaitu bagian mesin dan bagian listrik. Konsekuensinya adalah saya diharuskan untuk memiliki role & responsibility selain sebagai teknisi mesin juga sebagai teknisi listrik, akibatnya scope kerja kami semakin besar, tetapi tidak ada adjustment dari sisi benefit yang saya terima. Demikian pula hal ini terjadi untuk rekan2 di bagian listrik yang diharuskan belajar dan memegang tanggung jawab juga di bagian mesin. Hal ini menjadi hal yang sangat tidak nyaman buat kami teknisi. Walaupun sama2 teknik, dua bagian ini (mesin dan listrik) adalah dua hal yang sama sekali berbeda.
Yang menjadi pertanyaan saya adalah:
1. Dari sisi hukum, apakah saya bisa…

Waris anak perempuan tunggal

Gambar
Dengan hormat,

Mohon penjelasan:
Adik perempuan saya, meninggal tahun 2010 (islam, janda/ cerai th. 2007, mempunyai seorang anak perempuan umur 11 tahun yg skrg tinggal dengan ayahnya. Setelah bercerai dengan mantan suaminya, almarhumah sampai dengan meninggalnya tinggal dengan orangtua kami, yg sampai sekarang kedua ortu kami masih hidup)  dan meninggalkan warisan berupa mobil dan perhiasan.
Pertanyaan :
1. Siapa yg berhak atas harta waris tersebut selain anaknya menurut hukum islam? 2. Karena anak almarhumah yg belum dewasa, kami (orang tua, kami, adik-kakak almarhumah)   sepakat tidak akan memberikan harta warisan tersebut kepada ybs sampai dia dewasa. Apakah hal itu dibenarkan? Sehubungan dengan tabiat ayahnya yang kurang bagus (suka bermain judi) dan kami khawatir apabila diserahkan kepada ayahnya harta warisan tersebut akan habis dipakai untuk hal2 tidak benar. 3. Siapakah yang berkah mewakili dalam hal penjualan harta warisan tersebut seandainya harta warisan tersebut akan dijual? 4. …

Bertanya dan ditanya tentang harta bersama dalam perkawinan campur

Gambar
Dengan hormat,

Saya ibu rumah tangga warga negara Indonesia yang menikah dengan laki-laki warga negara Germany. Status saya sebelum menikah dengan laki-laki Germany ini adalah Janda yang mempunyai 2 anak, dan laki-laki yang saya nikahi ini berstatus duda dengan 3 anak. Masing anak kami hidupnya terpisah dari kami pada saat kami menikah karena umur mereka sudah lebih dari 17 tahun. Dan sebelum menikah laki-laki yang saya nikahi ini telah membeli rumah (kurang lebih 6 bulan sebelum akta nikah kami tanda tangani di German).


Saya mohon bantuan Bapak untuk menjelaskan masalah harta gono gini yang akan saya dapatkan bilamana suami perkawinan kami mendapatkan masalah hingga terjadi perceraian, atau bilamana terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan sehingga suami saya meninggal dunia, karena umur suami saya sudah cukup tua. Saya sekarang tinggal di German tanpa ada saudara atau keluarga dan harus mengurus suami saya, dan harus bekerja sendiri yang maman sangat pekerjaan rumah tangga yang sanga…

Si Bungsu tidak mau ngurus usaha peninggalan almarhum

Gambar
Dengan hormat,
Lima bulan lalu ayah saya meninggal dunia. Meninggalkan 1 orang istri dan 6 orang anak, 5 perempuan dan 1 laki-laki (bungsu). Semasa hidup ayah saya mendirikan sebuah perusahaan di lain kota. Sepeninggal ayah otomatis di perusahaan tersebut terjadi kekosongan pimpinan. Maka kami berlima dan ibu sepakat mengangkat adik bungsu untuk menggantikan ayah dengan pertimbangan dia satu-satunya laki-laki dalam keluarga. Dengan alasan enggan meninggalkan kuliahnya bungsu tidak mau pindah ke kota tersebut. Akhirnya bungsu dan ibu tanpa sepengetahuan dan persetujuan kami memberikan kuasa pimpinan perusahaan tersebut kepada saudara tiri (satu ibu lain ayah). Dan menurut pengakuan ibu kalau yang menandatangani surat kuasa tersebut adalah ibu sendiri atas persetujuan adik (ibu memalsukan tandatangan adik). Dan tentu saja kami berlima tidak setuju.
Dan seperti yang tidak pernah kami inginkan perusahaan tersebut akhirnya kehilangan kontroldari kami berlima dan terjadi hal-hal yang merugika…