Postingan

Menampilkan postingan dari September 26, 2010
loading...
loading...

Membatalkan Jual Beli Rumah karena Pembelinya rese'

Gambar
Assalamu'alaykum wr.wb
Smoga Pak Wahyu dalam kesehatan. Saya Da di Jakarta.
Saya menjual rumah seharga Rp 123.000.000. Pembeli memberi DP Rp 50.000.000. Dan minta segera dibuatkan balik nama AJB. Sebelum dia memberikan DP saya sudah mengadakan kesepakatan bahwa saya minta tenggang waktu 1 bulan utk proses pencarian+pindah rumah. Saya katakan saya tidak mau terburu2 untuk menjual rumah. Dia setuju. Tapi, baru 2 hari kami mengadakan kesepakatan, dia memaksa untuk segera ke notaris, membuat balik nama AJB. Saya merasa seperti diteror. Saya sempat diancam dengan kata2 nanti kalau saya membatalkan, saya harus bayar 2x lipat dari DP. Kalau saya tidak mau menunda ke notaris dengan alasan apapun, dia akan datangkan notaris ke rumah saya dan saya disuruh tandatangan, dan dia akan segera melunasi sisa pembayaran Rp 73.000.000,-
Yang saya tanyakan: 1. Apabila saya sebagai penjual membatalkan secara sepihak (tidak jadi menjual) karena rasa tidak nyaman, tertekan, terpaksa oleh si pembeli, akankah…

Om saya, Kawin lagi dong, pak

Gambar
Dear Pak Wahyu,
Saya mempunyai seorang tante yang sudah berumah tangga selama 23 tahun dan dikaruniai 3 orang putra, tapi baru sekarang ini diketahui bahwa suaminya sudah mempunyai istri lain dengan 2 orang anak (1 laki-laki, 1 perempuan). Dan perkawinan dengan istri yang kedua ini, om saya tersebut memiliki surat nikah resmi. Yang ingin saya tanyakan :
1. Bisakah tante saya melaporkan perkawinan kedua om saya kepada polisi karena mereka memiliki surat nikah sedangkan tante saya tidak pernah memberikan restu / izinnya.
2. Tante saya tidak ingin dimadu tetapi suaminya tidak ingin melepaskan istri keduanya. Baiknya apa yang harus dilakukan oleh tante saya tersebut ?
3. Jika tante saya ingin melaporkan suaminya kepada atasannya, apakah hal ini akan ada manfaatnya ? Om saya tersebut bekerja di GMF.
Terima kasih sebelumnya
ADS
JAWAB :
Terima kasih telah menghubungi saya : 

1) Pasal 3 UU Perkawinan menyatakan : 
(1) Pada azasnya dalam suatu perkawinan seorang pria hanya boleh mempunyai seorang isteri…