Postingan

Menampilkan postingan dari Januari 17, 2010
loading...
loading...

membagi harta Bawaan dan harta warisan

Gambar
Selamat malam Bapak Advokat yth,

Saya memiliki kasus seperti ini, saudara saya duda (anggap saja bernama A), punya dua anak masing2 berumur 23 dan 15 th, A memiliki harta bawaan berupa rumah dan motor X, kemudian menikahi Janda (nama B) punya satu anak, Perkawinan tsb dilakukan di Gereja dan Catatan Sipil golongan Tionghoa. Selanjutnya A dan B tidak mempunyai anak.
Dalam masa perkawinannya, A menerima warisan dari orang tua (dapat dibuktikan dari Surat Keterangan hak waris yg dibuat oleh Notaris), selanjutnya hasil warisan tsb dibelikan tanah, motor Y dan sebagian ditabung di Bank.
A sekarang telah meninggal dunia, pertanyaan :
1) Bagaimana cara membagi harta Bawaan A dan harta hasil warisan berupa tanah, motor dan Tabungan tsb . untuk Janda B dan kedua anak A

2) Salah satu anak dari A, yang masih berumur 15 th (yatim piatu), tidak ingin diasuh oleh Janda B,anak tersebut lebih memilih kakak dari A, maka perwalian nya apakah dapat dilakukan oleh Kakak dari A tersebut?
3) Saat ini dokumen b…

prosedur untuk mengajukan tuntutan perdata ke pengadilan

Bapak yth

Sebelumnya saya perkanalkan diri, nama saya Hi, ingin menanyakan masalah hukum perdata, begini ceritanya :
Saya ada toko dan menjual barang ke sebuah perusahaan, dari awal pembayaran perusahaan nya sudah bermasalah dan bayarnya cicil dari semua hutang yang sudah jatuh tempo. Saat ini tunggakan hutang yang jatuh tempo sudah 6 bulan dan terakhir pembayaran cicilan 2 - 3 bulan
yang lalu. Saya ingin menuntut ke pengadilan supaya piutang saya bisa di bayar kalau tidak sanggup mungkin bisa sita asset. Saya mendapat kabar bahwa perusahaan tsb masih sanggup melakukan transaksi pembelian sampai ratusan juta, tetapi setiap kami menagih ke sana selalu mengelak dan di janji kosong terus.
Yang mau saya tanyakan :
1. Bagaimana prosedur untuk mengajukan tuntutan perdata ke pengadilan?
2. Apakah dengan menuntut secara perdata bisa menjamin nanti piutang saya bisa di tagih ?
3. Toko saya belum mempunyai SIUP apakah nanti bisa bermasalah kalau saya sampai membawa masalah ini ke pengadilan?
4. Perki…