Postingan

Menampilkan postingan dari Februari 15, 2009
loading...
loading...

Segel Vs Sertifikat

Gambar
Yth. Bpk Wahyu
Saya membeli sebidang tanah di pinggir jalan panjang = 30 m, lebar = 50 m dengan surat tanah berupa Segel th 1975. Setelah mau saya bangun, ternyataada gugatan dari orang lain yang punya Sertifikat th 1995. Setelahs aya lihat sertifikatnya, luas tanah dan ukurannya beda di lapangan,sedangkan alas terbitnya sertifikat itu berdasarkan segel th1980. Setelah saya telusuri lagi, saya menemukan segel dari tanah yangberbatasan dengan tanah saya itu, dan segel nya th 1975. Untuk diketahui bahwa sebelum segel th 1975 itu, ada surat keputusan bupati th 1973 tentang pemberian lahan itu kepada pemilik yang tercantum dalam segel th 1975.Bagaimana mengatasi masalah ini?
Saya mohon bantuan bapak. Terima kasih
AR
JAWAB :
Terkait dengan alas hak atas tanah mana yang lebih kuat, yang berdasarkan segel tahun 1975 dengan sertifikat tentunya secara hukum sertifikatlah yang paling kuat. Hal ini berdasarkan ketentuan Pasal 32 ayat (1) PP 24 Tahun 1997 tentang pendaftaran tanah yang menyatakan &qu…

Persilisihan Penggarap dengan Penggarap Tanah Negara

Salam Mas Wahyu,

Permasalahan saya :

Ayah saya memiliki sebidang tanah perwatasan seluas + 1hektar yang telah dijual kepada perusahaan tambang batubara dengan nilai 250jt pada tahun 2007 silam. Tanah tersebut merupakan tanah turun temurun dari orangtuanya. Sebelum dijual ayah saya tidak memiliki surat atas tanah tersebut. Namun saksi batas tanah tersebut menyatakan bahwa benar tanah tersebut milik ayah saya. Berdasarkan hal tersebut pada tahun yang sama ayah saya membuat SKT atas tanah dimaksud dan dilakukanlah proses jual beli.

Setelah proses jual beli dilakukan muncul pengakuan dari pihak lain yang menyatakan bahwa tanah tersebut sebagian milik mereka berdasarkan SKT th. 1997. Mereka menyatakan bahwa tanah tersebut merupakan pemberian seseorang misalnya S. Berdasarkan hal itu mereka menggugat ayah saya dengan gugatan ganti rugi sebesar 250jt.

Saya konfirmasi ulang kepada para saksi batas yang berbatasan dengan tanah ayah saya, menanyakan apakah benar tanah tersebut milik ayah saya dan …

HUTANG PIUTANG DENGAN APARATUR PENEGAK HUKUM

Gambar
YTH Bpk. Wahyu Kuncoro, Saya dari Balikpapan mohon saran dan petunjuk hukum tentang masalah hutang-piutang yang sedang kami alami.

Sekitar 7 bulan yang lalu seorang anggota polisi polda kaltim minta bantuan meminjam uang kepada kami senila 200jt untuk keperluan pengurusan sertifikat tanah yang janjinya akan dititipkan sertifikat asli tanah tersebut kepada kami apabila sertifikat tersebut telah jadi dan akan melunasi setelah tanah tersebut laku terjual akan tetapi pada kenyataanya pengurusan setifikat tersebut masih belum selesai sampai sekarang karena katanya masih ada masalah kepemilikannya alias sengketa. Beberapa kali kami menagih selalu di beri janji2 manis belaka oleh karena itu kami membuat surat pernyataan hutang bermaterai dan di tanda tangani oleh kedua belah pihak dan beberapa saksi. Sayangnya kami tidak memberi batas waktu penggembalian hutang yang tegas di dalam surat pernyataan tersebut karena kami masih ingin masalah ini bisa di atasi secara kekeluargaan. Kami sangat meng…